Submitted on
Persib maen dgn pola biasa hanya dari segi defense lebih pake taktik garis pertahanan tinggi. Mungkin jadi opsi lain dari bermain pressing ketat mengingat Persib selalu mengandalkan permainan cepat dari kaki ke kaki. Hal ts tidak mungkin diterapkan krn stamina Persib terkuras akibat boxing day ala TSC yang teu nalipak. Beruntung Persela terlihat panik sampai pola 4-4-2 yang sukse pas lawan SFC gagal nerap di match ini. Bahkan sesekali kuartet gelandang kudu berdiri sejajar dan rapet nutu sepertiga lapang kalau Persib mulai pegang bola. Persela hanya nngandelkeun seranga balik via Edy Gunawan yang lumayan ngabret bisa drive ka box Persib dan Dzumafo yang teuas. Dendi yang digadang-gadang bakal matil, kali ini nol besar, mungkin entah rada bingung duka kaburu merod mayunan Vlado.